Risalah Hamka mengumpulkan khazanah nadir seperti:
1. Ucapan Hamka di UKM, 1974
2. Wawancara Hamka di Dewan Masyarakat, 1967
3. Wawancara Hamka di Mastika, 1974
4. Bicara Hamka Tentang Perempuan (teaser sekuel Buya Hamka Berbicara Tentang Perempuan II)
Reviews
There are no reviews yet.
Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.
Bintang tanpa nama, barangkali begitulah kita dalam hidup seseorang. Bersinar dan wujud tetapi tidak didendang. Terpulang – dan demikianlah Ilham dan Aya yang menjadi bintang sesama sendiri.
Di kota sederhana Kuantan, Aya menelusuri hari-harinya sebagai seorang peguam jenayah ditemani Ilham, lelaki yang pernah disukainya. Ilham, penyeduh kopi di kafe ‘Kita, Usai’ punya cerita tersendiri di sebalik senyumannya yang penuh tawa dan terkadang lara.
Sejak mereka bertemu kembali, fasa demi fasa ditempuhi dalam waktu yang singkat – kehilangan, kemaafan, persahabatan, kekeluargaan dan cerita silam yang sentiasa melingkari hidup mereka berdua.
Siapakah yang akan menyakiti dirinya sendiri? Aya atau Ilham? Entahlah, mungkin kamu juga. Orang yang sering membuka ruang untuk disakiti.
Reviews
There are no reviews yet.