Troli
-10%

Qalam Kalbu – Sri Rahayu

RM32.00 RM28.80

Description

“Menulis khat itu bagai orang berpencak silat. Kekuatan urat lengan yang menulis, sama dengan kekuatan anggota untuk melibas dan menepis.”

Muhammad Azim — pencinta seni khat berusaha merungkai persoalan mengapa dia disisihkan oleh ayahnya sejak remaja melalui sekumpulan surat lama yang diwarisinya.

Branwynn Gwill — seorang gadis yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Saint Dymphna, London pada tahun 1881, telah berbalas surat dengan Tun Ahmad Basil, seorang pemuda dari Pahang.

Perutusan surat antara Branwynn Gwill dengan Tun Ahmad Basil ini menjadi penyebab Muhammad Azim serta gurunya, Haji Mus’ab ke kota London. Kedatangan mereka berdua ke kota itu disambut dengan kejutan demi kejutan. Dapatkah Muhammad Azim menemukan jawapan yang diingini dan merawat kalbunya?

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.

Beli juga

produk serupa

}) })

Bintang Tanpa Nama.

Bintang tanpa nama, barangkali begitulah kita dalam hidup seseorang. Bersinar dan wujud tetapi tidak didendang. Terpulang – dan demikianlah Ilham dan Aya yang menjadi bintang sesama sendiri.

Di kota sederhana Kuantan, Aya menelusuri hari-harinya sebagai seorang peguam jenayah ditemani Ilham, lelaki yang pernah disukainya. Ilham, penyeduh kopi di kafe ‘Kita, Usai’ punya cerita tersendiri di sebalik senyumannya yang penuh tawa dan terkadang lara.

Sejak mereka bertemu kembali, fasa demi fasa ditempuhi dalam waktu yang singkat – kehilangan, kemaafan, persahabatan, kekeluargaan dan cerita silam yang sentiasa melingkari hidup mereka berdua.

Siapakah yang akan menyakiti dirinya sendiri? Aya atau Ilham? Entahlah, mungkin kamu juga. Orang yang sering membuka ruang untuk disakiti.